http://www.momsgreenstore.com/
Mari berbelanja di The Mom’s Green Store dan dapatkan kesempatan memenangkan undian berhadiah tiap 3 bulan setiap pembelian minimal Rp 250.000.
Hadiah periode 21 Maret – 21 Juni 2011: 1 buah pocket diaper Pempem! plus ultra-thin bamboo insert senilai Rp 67.500 ^^
Life a healthy lifestyle with organic products and eco-friendly products :)
The Mom’s Green Store hadir untuk menjawab kebutuhan smart parents yang selalu menginginkan yang terbaik untuk keluarga dan buah hati tercinta. Mari Momz and Dadz, kita mulai pola hidup organik dalam keluarga, mulai mengenalkan dan membiasakan buah hati hidup sehat secara organik, dan turut serta mencintai lingkungan dengan menggunakan produk-produk ramah lingkungan bagi keluarga sejak dini.
Dengan sedikit mengganti produk-produk yang biasa kita gunakan, Momz and Dadz sudah bisa melakukan pola hidup organik yang tentunya lebih menyehatkan untuk seluruh keluarga tercinta, dan tentunya Momz and Dadz juga dapat turut serta menyelamatkan bumi dari global warming.
The Mom’s Green Store menyediakan berbagai produk organik dan produk ramah lingkungan.
Produk organik yang tersedia, antara lain:
1. Produk makanan organik bintang lima dari Melilea Internasional.
2. Produk kosmetika organik dari Melilea Internasional.
3. Produk kaldu ayam/sapi non MSG dari Alsultan, Australia.
4. Produk bumbu-bumbu masak organik dari Alsultan, Australia.
5. Produk pengempuk daging organik dari Alsultan, Australia.
6. Produk selai tanpa preservatif/bahan pengawet dari Alsultan, Australia.
7. Produk mie sayuran organik dari UD Indigo Sejahtera, Sidoarjo.
8. Produk tepung bubur organik dari Gasol, Cianjur.
Produk eco-green yang tersedia, antara lain:
1. Cloth diapers (clodi) made in Indonesia kualitas prima: Pempem, Cluebebe
2. Cloth diapers (clodi) impor kualitas premium: Rump*a*Rooz, Charlie Banana
Ke depan The Mom’s Green Store akan terus melakukan update produk-produk organik dan eco-green yang very high recommended untuk Momz and Dadz, sehingga kita dapat bersama-sama berupaya memiliki pola hidup sehat dan turut menyelamatkan bumi dari kerusakan.
Go ORGANIC!!
Go ECO-GREEN!!
Life healthy!!
Life is Beautiful
This life is beautiful, we have to enjoy it ^^
Senin, 21 Maret 2011
Kamis, 03 Maret 2011
Beli Tiket Pesawat sambil Mendapatkan Komisi
Bagi yang sering bepergian dengan pesawat terbang, kenapa tidak sekalian dijadikan bisnis untuk menambah pemasukan?
Sekarang kita bisa membeli sendiri tiket pesawat tujuan kita sambil mendapatkan komisi dari hasil penjualan tiket maskapai tersebut ^^
Kita dapat mengecek langsung harga dan ketersediaan seat pesawat, kemudian melakukan booking dan issued tiket yang kita inginkan. Support 24 jam, 7 hari seminggu. Untuk pembayaran bisa melalui transfer bank, atm, atau e-banking. Kita mendapat harga sesuai dengan harga bila kita beli di agen travel, tanpa biaya administrasi ini itu yang biasanya dibebankan bila kita beli tiket secara online langsung ke maskapai penerbangan. Dan pastinya, akan mendapatkan KOMISI dari hasil penjualan tiket. Selain itu, apabila kita bisa membangun jaringan bisnis tiket ini, kita akan mendapat tambahan komisi dari jaringan tersebut.
Banyak sekali kemudahan dan keuntungannya. Jadi, jangan ragu untuk bergabung di BisnisTiketPesawat.com. Sampai detik ini (Jumat 4 Maret 2011 Jam 7.00), mereka telah membayarkan komisi sebesar Rp. 1,370,079,332.00. Ayo, segera gabung di BisnisTiketPesawat.com.
Sekarang kita bisa membeli sendiri tiket pesawat tujuan kita sambil mendapatkan komisi dari hasil penjualan tiket maskapai tersebut ^^
Kita dapat mengecek langsung harga dan ketersediaan seat pesawat, kemudian melakukan booking dan issued tiket yang kita inginkan. Support 24 jam, 7 hari seminggu. Untuk pembayaran bisa melalui transfer bank, atm, atau e-banking. Kita mendapat harga sesuai dengan harga bila kita beli di agen travel, tanpa biaya administrasi ini itu yang biasanya dibebankan bila kita beli tiket secara online langsung ke maskapai penerbangan. Dan pastinya, akan mendapatkan KOMISI dari hasil penjualan tiket. Selain itu, apabila kita bisa membangun jaringan bisnis tiket ini, kita akan mendapat tambahan komisi dari jaringan tersebut.
Banyak sekali kemudahan dan keuntungannya. Jadi, jangan ragu untuk bergabung di BisnisTiketPesawat.com. Sampai detik ini (Jumat 4 Maret 2011 Jam 7.00), mereka telah membayarkan komisi sebesar Rp. 1,370,079,332.00. Ayo, segera gabung di BisnisTiketPesawat.com.
Rabu, 02 Maret 2011
Mencari Uang melalui Internet: Klik Klik dapat Duit
Tidur sambil bekerja?
Saat tidur, dolar masuk secara diam-diam ke rekening bank kita?
Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mencari uang melalui internet. Ada berbagai macam cara mencari uang melalui internet, salah satunya dengan jalan menjual barang milik orang lain melalui program afiliasi clickbank. Sesuai namanya, "clickbank", maka kita cukup klik klik keyboard / mouse komputer untuk mendapat uang dari internet.
Mari belajar lebih jauh mengenai clickbank di sini. Dan upgrade clickbank-mu di sini.
Saat tidur, dolar masuk secara diam-diam ke rekening bank kita?
Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mencari uang melalui internet. Ada berbagai macam cara mencari uang melalui internet, salah satunya dengan jalan menjual barang milik orang lain melalui program afiliasi clickbank. Sesuai namanya, "clickbank", maka kita cukup klik klik keyboard / mouse komputer untuk mendapat uang dari internet.
Mari belajar lebih jauh mengenai clickbank di sini. Dan upgrade clickbank-mu di sini.
Blocking Your Children Porn Sites Access
Do you worries your children access porn sites at home?
The easy accessibility and type of pornography on the Internet has proven to be highly addictive. Today, more men, women, teens and children are exposed to porn than ever before. And it has an impact on their sexual attitudes. For children, the effects of porn can be devesating and exposure at early ages increases the risk of addiction. Every day, new porn sites are available. Porn has penetrated web sites not even intended for sexual content - such as Chatroulette, Facebook, Flickr, YouTube, etc. It is impossible to avoid without installing a Web filter.
MyPornBlocker™ is much more than just a porn filtering software application. It can be the one piece of software every family could rely on to block all uninvited content that may be harmful to children.
Just look at some of the benefits of MyPornBlocker™...
MyPornBlocker™ Main Features:
The easy accessibility and type of pornography on the Internet has proven to be highly addictive. Today, more men, women, teens and children are exposed to porn than ever before. And it has an impact on their sexual attitudes. For children, the effects of porn can be devesating and exposure at early ages increases the risk of addiction. Every day, new porn sites are available. Porn has penetrated web sites not even intended for sexual content - such as Chatroulette, Facebook, Flickr, YouTube, etc. It is impossible to avoid without installing a Web filter.
MyPornBlocker™ is much more than just a porn filtering software application. It can be the one piece of software every family could rely on to block all uninvited content that may be harmful to children.
Just look at some of the benefits of MyPornBlocker™...
- MyPornBlocker™ keeps track and checks the content of every web-page your child browses through in the Internet.
- If MyPornBlocker™ finds some obscene content (characteristic of pornography, violence, religious sects, etc.), it will immediately block viewing such pages.
- MyPornBlocker™ is a complete software package that is integrated in all browsers.
- Each function of MyPornBlocker™ forms an obstacle in the way of obscene information from the Internet (pornography, drugs, graphic violence) providing safe Internet access for all children.
- Before your child views any webpage, it is checked by dozens of functions integrated into MyPornBlocker™ to insure a safe browsing experience.
- You can easily configure MyPornBlocker™ for pornography blocking, blocking sites with violence scenes, filtering sites that popularize drugs, to filter the gambling games and many other forbidden materials.
- MyPornBlocker™ will filter the content of every visited and viewed page - EVERY TIME!
- NEW BONUS! MyPornBlocker™ can be used on computer networks. Special network functions were recently added to our program to allow any network administrator remote connection with any other computer on the network, making it simple and convenient to install and monitor our software on any network.
- Easy on/off functionality allows turning MyPornBlocker™ on and off a breeze. If you want to browse adult content while your children are away you have that option.
- MyPornBlocker™ can filter the content provided by any Internet Service Provider (ISP) anywhere in the world where the Internet is available.
MyPornBlocker™ Main Features:
- Block Offensive Content Before It Appears
(Works behind the scenes and stops harmful websites before they appear, including newsgroups) - Integration With All Search Engines
(This means your children can't search on a search engine and even see links to blocked sites. This new internet safety feature enables better protection against pornographic images when doing an "image only" search.) - Stop Illegal File Sharing / P2P Software
(Only program on the net to block over 50 File Sharing Programs) - Works with IE 5.0+, FireFox, Netscape, Opera
(Smart and effective content filtering works with any and all the popular browsers!) - Works with UNLIMITED # Of Windows Users
(And is impossible to close or bypass, even by the smartest of users!) - Stealth Mode
(Run silently and completely hidden from the task bar, system tray, process list, start menu and add/remove programs section!) - Block All Chat Software
(Chat can be fun but it's also a very dangerous place where sex predators like to target kids, restrict chat effortlessly!) - Special Social Networking
(Blocking or limited access to popular but potentially inappropriate services such as MySpace and FaceBook.) - Automatic ScreenShots
(Secretly take high quality pictures of the screen every every x minutes and then view a handy DVD style slide show later to see everything!) - Simple URL logging
(keeps neat and simple logs of all websites visited) - Clever Keyword Filtering
(Lets you block a wide range of offensive websites both brand new and old!) - Password Control
(makes sure only YOU can use the program, the only way to bypass the software is with your unique administrator password, which only you as the parent knows.) - Easy-To-Use! Just install and its auto-optimized for your PC!
Lindungi Buah Hati dari Perilaku Seks Bebas
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat hasil survei pada 2010 menunjukkan, 51% remaja di Jabodetabek telah melakukan seks pranikah. Artinya dari 100 remaja, 51 sudah tidak perawan. Hasil survei untuk beberapa wilayah lain di Indonesia, seks pranikah juga dilakukan banyak remaja, misalnya saja di Surabaya tercatat 54%, di Bandung 47%, dan 52% di Medan. Hasil penelitian di Yogya, dari 1.160 mahasiswa, sekitar 37% mengalami kehamilan sebelum menikah.
Salah satu akibat dari perilaku seks bebas ini adalah tingginya jumlah aborsi. Dari data BKKBN diketahui bahwa estimasi jumlah aborsi di Indonesia per tahun mencapai 2,4 juta jiwa. Dan 800 ribu diantaranya terjadi pada kalangan remaja.
Perilaku seks bebas ini juga terkait erat dengan jumlah penderita HIV/AIDS yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Kemenkes pada akhir Juni 2010 terdapat 21.770 kasus AIDS dan 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun yakni 48,1% dan usia 30-39 tahun sebanyak 30,9%. Selain itu kasus penularan terbanyak adalah heteroseksual sebanyak 49,3%, homoseksual sebanyak 3,3% dan IDU (intravena drug use, penggunaan narkotika dengan jarum suntik) 40,4%.
Naudzubillahimindzalik... Akan dibawa ke mana masa depan generasi muda kita bila faktanya sekian banyak remaja yang memiliki perilaku seks bebas, bahkan meng-"halal"-kan aborsi? Yang lebih mengagetkan lagi, ternyata 40% di antara mereka melakukan hubungan seks pertama kali justru di rumah sendiri. Banyak komentar dan pertanyaan muncul seiring dengan terungkapnya fenomena sosial yang telah menjadi realitas sangat memprihatinkan ini. Ya, itulah kenyataan hidup yang harus diterima.
Ada dua pertanyaan mendasar yang perlu segera dijawab perihal perilaku remaja yang menyimpang tersebut, yaitu apa penyebab perilaku seks bebas tersebut, dan bagaimana cara mengatasinya?
* Penyebab Perilaku Seks Bebas
Menurut beberapa penelitian, cukup banyak faktor penyebab remaja melakukan perilaku seks bebas. Salah satu diantaranya adalah akibat konsumsi berbagai tontonan, baik itu film maupun sinetron yang menjual kehidupan percintaan remaja "masa kini," di mana tidak sedikit (bahkan sebagian besar) mempertontonkan adegan-adegan mesra dengan gaya pacaran yang sangat “berani”, dan secara terang-terangan melanggar norma sosial kemasyarakatan, apalagi norma agama.
Sangat sulit dipahami apa sesungguhnya misi yang ingin disampaikan oleh para pembuat film atau sinetron tersebut terhadap penontonnya. Bukan saja karena tidak menggambarkan keadaan sebenarnya mayoritas remaja Indonesia, tetapi juga karena tayangan ini ditonton oleh anak-anak yang belum dapat memberi penilaian baik dan buruk. Mereka baru mampu mencontoh apa yang terhidang. Akibatnya, remaja mencontoh gaya pacaran yang mereka tonton di film, dan pacaran yang dibumbui dengan seks bebas pun akhirnya menjadi kebiasaan yang populer di kalangan remaja. Maka, muncullah patologi sosial seperti hasil penelitian di atas.
Selain itu, meskipun saat ini akses terhadap situs-situs berbau pornografi telah cukup dibatasi oleh pemerintah Indonesia, akan tetapi faktanya tidak sedikit situs porno yang masih dapat diakses bebas oleh masyarakat. Kalau tidak percaya, bisa dibuktikan melalui media pencari "Google" dengan kata kunci "sex," serombongan situs porno pun ternyata masih bisa ditembus. Media internet saat ini begitu mudahnya diakses oleh remaja, bahkan oleh anak usia TK atau SD. Beberapa kali saya menjumpai serombongan anak SD yang menikmati film porno dari internet di warnet. Padahal pada usia se-belia ini mereka akan dengan mudahnya mencontoh karena rasa penasaran dan hasrat ingin mencoba hal-hal yang menurut mereka "menarik." Akibatnya, mulai marak kasus perkosaan pada usia anak-anak. Naudzubillah...
Hal kedua yang menjadi penyebab seks bebas di kalangan remaja adalah faktor lingkungan, baik lingkungan keluarga maupun lingkungan pergaulan. Lingkungan keluarga yang dimaksud adalah cukup tidaknya pendidikan agama yang diberikan orang tua terhadap anaknya. Cukup tidaknya kasih sayang dan perhatian yang diperoleh anak dari keluarganya. Cukup tidaknya keteladanan yang diterima anak dari orang tuanya, dan lain sebagainya yang menjadi hak anak dari orang tuanya. Jika tidak, maka anak akan mencari tempat pelarian di jalan-jalan serta di tempat-tempat yang tidak mendidik mereka. Anak akan dibesarkan di lingkungan yang tidak sehat bagi pertumbuhan jiwanya. Anak akan tumbuh di lingkungan pergaulan bebas.
Dalam lingkungan pergaulan remaja, ada istilah yang kesannya keren akan tetapi ternyata justru lebih mengarah kepada hal negatif ketimbang hal yang positif, yaitu istilah “Anak Gaul.” Istilah ini menjadi sebuah ikon bagi dunia remaja masa kini yang ditandai dengan kegemaran nongkrong di kafe, mondar-mandir di mal untuk tebar pesona, gaya fun, berpakaian serba sempit dan ketat yang memamerkan lekuk tubuh dan mempertontonkan bagian tubuhnya yang seksi.
Sebaliknya, mereka yang tidak tertarik dengan hal-hal tersebut akan dinilai sebagai remaja yang tidak gaul dan kampungan. Akibatnya, remaja gaul inilah yang biasanya menjadi korban dari pergaulan bebas, diantaranya terjebak dalam perilaku seks bebas.
* Upaya Melindungi Generasi Muda dari Perilaku Seks Bebas
Melihat fenomena ini, apa yang harus kita lakukan dalam upaya menyelamatkan generasi muda? Ada beberapa solusi, pertama, pemerintah membuat regulasi yang dapat melindungi anak-anak dari tontonan yang tidak mendidik. Perlu dibuat aturan perfilman dan per-sinetron-an yang memihak kepada pembinaan moral bangsa. Bila kita ingat, dulu pernah ditayangkan sinetron "Keluarga Cemara" yang menawarkan kesahajaan serta sarat akan nilai kekeluargaan dan kemanusiaan. Walaupun tidak menawarkan hedonisme kehidupan keluarga dan sekolah pada remaja, sinetron ini cukup menghibur. Dan tema film atau sinetron seperti inilah yang seharusnya digalakkan kembali.
Kalaupun anak berminat untuk menonton film atau sinetron yang menayangkan gaya pacaran "masa kini," hendaknya orang tua sebisa mungkin melakukan pendampingan sambil menanamkan nilai-nilai agama dan sosial kemasyarakatan yang seharusnya tidak dilanggar. Orang tua juga harus berupaya menutup akses situs pornografi, setidaknya di rumah. Saat ini banyak software untuk mem-blok akses situs porno, diantaranya bisa diakses di sini.
Kedua, orang tua sebagai penanggung jawab utama terhadap kemuliaan perilaku anak, harus menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dalam keluarganya. Kondisi rumah tangga harus dibenahi sedemikian rupa supaya anak merasakan kasih sayang yang cukup, kemudian merasa nyaman dan kerasan di rumah.
Keteladanan orang tua juga merupakan faktor penting dalam menyelamatkan moral anak. Orang tua yang gagal memberikan teladan yang baik kepada anaknya, umumnya akan menjumpai anaknya dalam kemerosotan moral dalam berperilaku. Nilai-nilai agama harus ditanamkan sedini mungkin agar anak memiliki perisai diri dan tidak mudah terpengaruh perilaku yang negatif.
Melihat fenomena ini, misi menyelamatkan moral serta memperbaiki perilaku generasi muda harus segera dilakukan dan misi ini menjadi tanggung jawab bersama, tanggung jawab dari seluruh elemen bangsa. Jika misi ini ditunda, maka semakin banyak generasi muda yang menjadi korban dan tidak menutup kemungkinan kita akan kehilangan generasi penerus bangsa.
Sumber:
http://www.tvonenews.tv
http://irmajenny.blogspot.com/2007/10/pandangan-masyarakat-tentang-sex-bebas.html
Salah satu akibat dari perilaku seks bebas ini adalah tingginya jumlah aborsi. Dari data BKKBN diketahui bahwa estimasi jumlah aborsi di Indonesia per tahun mencapai 2,4 juta jiwa. Dan 800 ribu diantaranya terjadi pada kalangan remaja.
Perilaku seks bebas ini juga terkait erat dengan jumlah penderita HIV/AIDS yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Kemenkes pada akhir Juni 2010 terdapat 21.770 kasus AIDS dan 47.157 kasus HIV positif dengan persentase pengidap usia 20-29 tahun yakni 48,1% dan usia 30-39 tahun sebanyak 30,9%. Selain itu kasus penularan terbanyak adalah heteroseksual sebanyak 49,3%, homoseksual sebanyak 3,3% dan IDU (intravena drug use, penggunaan narkotika dengan jarum suntik) 40,4%.
Naudzubillahimindzalik... Akan dibawa ke mana masa depan generasi muda kita bila faktanya sekian banyak remaja yang memiliki perilaku seks bebas, bahkan meng-"halal"-kan aborsi? Yang lebih mengagetkan lagi, ternyata 40% di antara mereka melakukan hubungan seks pertama kali justru di rumah sendiri. Banyak komentar dan pertanyaan muncul seiring dengan terungkapnya fenomena sosial yang telah menjadi realitas sangat memprihatinkan ini. Ya, itulah kenyataan hidup yang harus diterima.
Ada dua pertanyaan mendasar yang perlu segera dijawab perihal perilaku remaja yang menyimpang tersebut, yaitu apa penyebab perilaku seks bebas tersebut, dan bagaimana cara mengatasinya?
* Penyebab Perilaku Seks Bebas
Menurut beberapa penelitian, cukup banyak faktor penyebab remaja melakukan perilaku seks bebas. Salah satu diantaranya adalah akibat konsumsi berbagai tontonan, baik itu film maupun sinetron yang menjual kehidupan percintaan remaja "masa kini," di mana tidak sedikit (bahkan sebagian besar) mempertontonkan adegan-adegan mesra dengan gaya pacaran yang sangat “berani”, dan secara terang-terangan melanggar norma sosial kemasyarakatan, apalagi norma agama.
Sangat sulit dipahami apa sesungguhnya misi yang ingin disampaikan oleh para pembuat film atau sinetron tersebut terhadap penontonnya. Bukan saja karena tidak menggambarkan keadaan sebenarnya mayoritas remaja Indonesia, tetapi juga karena tayangan ini ditonton oleh anak-anak yang belum dapat memberi penilaian baik dan buruk. Mereka baru mampu mencontoh apa yang terhidang. Akibatnya, remaja mencontoh gaya pacaran yang mereka tonton di film, dan pacaran yang dibumbui dengan seks bebas pun akhirnya menjadi kebiasaan yang populer di kalangan remaja. Maka, muncullah patologi sosial seperti hasil penelitian di atas.
Selain itu, meskipun saat ini akses terhadap situs-situs berbau pornografi telah cukup dibatasi oleh pemerintah Indonesia, akan tetapi faktanya tidak sedikit situs porno yang masih dapat diakses bebas oleh masyarakat. Kalau tidak percaya, bisa dibuktikan melalui media pencari "Google" dengan kata kunci "sex," serombongan situs porno pun ternyata masih bisa ditembus. Media internet saat ini begitu mudahnya diakses oleh remaja, bahkan oleh anak usia TK atau SD. Beberapa kali saya menjumpai serombongan anak SD yang menikmati film porno dari internet di warnet. Padahal pada usia se-belia ini mereka akan dengan mudahnya mencontoh karena rasa penasaran dan hasrat ingin mencoba hal-hal yang menurut mereka "menarik." Akibatnya, mulai marak kasus perkosaan pada usia anak-anak. Naudzubillah...
Hal kedua yang menjadi penyebab seks bebas di kalangan remaja adalah faktor lingkungan, baik lingkungan keluarga maupun lingkungan pergaulan. Lingkungan keluarga yang dimaksud adalah cukup tidaknya pendidikan agama yang diberikan orang tua terhadap anaknya. Cukup tidaknya kasih sayang dan perhatian yang diperoleh anak dari keluarganya. Cukup tidaknya keteladanan yang diterima anak dari orang tuanya, dan lain sebagainya yang menjadi hak anak dari orang tuanya. Jika tidak, maka anak akan mencari tempat pelarian di jalan-jalan serta di tempat-tempat yang tidak mendidik mereka. Anak akan dibesarkan di lingkungan yang tidak sehat bagi pertumbuhan jiwanya. Anak akan tumbuh di lingkungan pergaulan bebas.
Dalam lingkungan pergaulan remaja, ada istilah yang kesannya keren akan tetapi ternyata justru lebih mengarah kepada hal negatif ketimbang hal yang positif, yaitu istilah “Anak Gaul.” Istilah ini menjadi sebuah ikon bagi dunia remaja masa kini yang ditandai dengan kegemaran nongkrong di kafe, mondar-mandir di mal untuk tebar pesona, gaya fun, berpakaian serba sempit dan ketat yang memamerkan lekuk tubuh dan mempertontonkan bagian tubuhnya yang seksi.
Sebaliknya, mereka yang tidak tertarik dengan hal-hal tersebut akan dinilai sebagai remaja yang tidak gaul dan kampungan. Akibatnya, remaja gaul inilah yang biasanya menjadi korban dari pergaulan bebas, diantaranya terjebak dalam perilaku seks bebas.
* Upaya Melindungi Generasi Muda dari Perilaku Seks Bebas
Melihat fenomena ini, apa yang harus kita lakukan dalam upaya menyelamatkan generasi muda? Ada beberapa solusi, pertama, pemerintah membuat regulasi yang dapat melindungi anak-anak dari tontonan yang tidak mendidik. Perlu dibuat aturan perfilman dan per-sinetron-an yang memihak kepada pembinaan moral bangsa. Bila kita ingat, dulu pernah ditayangkan sinetron "Keluarga Cemara" yang menawarkan kesahajaan serta sarat akan nilai kekeluargaan dan kemanusiaan. Walaupun tidak menawarkan hedonisme kehidupan keluarga dan sekolah pada remaja, sinetron ini cukup menghibur. Dan tema film atau sinetron seperti inilah yang seharusnya digalakkan kembali.
Kalaupun anak berminat untuk menonton film atau sinetron yang menayangkan gaya pacaran "masa kini," hendaknya orang tua sebisa mungkin melakukan pendampingan sambil menanamkan nilai-nilai agama dan sosial kemasyarakatan yang seharusnya tidak dilanggar. Orang tua juga harus berupaya menutup akses situs pornografi, setidaknya di rumah. Saat ini banyak software untuk mem-blok akses situs porno, diantaranya bisa diakses di sini.
Kedua, orang tua sebagai penanggung jawab utama terhadap kemuliaan perilaku anak, harus menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis dalam keluarganya. Kondisi rumah tangga harus dibenahi sedemikian rupa supaya anak merasakan kasih sayang yang cukup, kemudian merasa nyaman dan kerasan di rumah.
Keteladanan orang tua juga merupakan faktor penting dalam menyelamatkan moral anak. Orang tua yang gagal memberikan teladan yang baik kepada anaknya, umumnya akan menjumpai anaknya dalam kemerosotan moral dalam berperilaku. Nilai-nilai agama harus ditanamkan sedini mungkin agar anak memiliki perisai diri dan tidak mudah terpengaruh perilaku yang negatif.
Melihat fenomena ini, misi menyelamatkan moral serta memperbaiki perilaku generasi muda harus segera dilakukan dan misi ini menjadi tanggung jawab bersama, tanggung jawab dari seluruh elemen bangsa. Jika misi ini ditunda, maka semakin banyak generasi muda yang menjadi korban dan tidak menutup kemungkinan kita akan kehilangan generasi penerus bangsa.
Sumber:
http://www.tvonenews.tv
http://irmajenny.blogspot.com/2007/10/pandangan-masyarakat-tentang-sex-bebas.html
Langganan:
Komentar (Atom)